Desa Aek Tapa merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Marbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Provinsi Sumatera Utara. Nama "Aek Tapa" berasal dari Bahasa Batak yang berarti air suci atau air pertapaan. Hal ini mengacu pada sumber mata air yang sejak dahulu dianggap memiliki nilai spiritual dan menjadi tempat bertapa bagi para tetua adat.
Sejarah Desa Aek Tapa dimulai dari kelompok masyarakat adat yang bermigrasi dari daerah pegunungan Mandailing dan Tapanuli Selatan pada awal abad ke-19. Mereka mencari lahan pertanian baru yang subur dan menetap di sekitar sungai kecil yang kini dikenal sebagai Aek Tapa. Dengan kearifan lokal dan gotong royong yang tinggi, masyarakat mulai membuka lahan, mendirikan rumah, dan membentuk struktur kehidupan sosial.